Warga Wae Pesi Hadang Mobil Bantuan Gerindra, Minta Bantuan Disalurkan ke Korban Gempa

- Penulis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PAKARDAILY.COM,MANGGARAI TIMUR — Beredar sebuah video yang memperlihatkan sejumlah warga menghadang mobil boks bertuliskan “Partai Gerindra Peduli Flores”. Video tersebut diunggah oleh akun Facebook Novan Andri pada Selasa (18/8/2026).

 

Dalam video tersebut, sejumlah warga terlihat meminta kendaraan yang membawa bantuan untuk berhenti. Peristiwa itu kemudian menimbulkan narasi bahwa masyarakat menolak bantuan. Namun, berdasarkan keterangan yang disampaikan pengunggah video, warga sebenarnya tidak menolak bantuan, melainkan meminta agar bantuan yang telah tiba di wilayah mereka turut disalurkan kepada korban gempa setempat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Disebutkan, DPC Partai Gerindra Manggarai Timur saat itu tengah membawa bantuan menuju Pota. Dalam perjalanan, kendaraan melintasi wilayah Wae Pesi, Desa Bajak, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.

 

Saat berada di lokasi tersebut, masyarakat yang juga terdampak gempa meminta agar sebagian bantuan diturunkan dan disalurkan kepada warga setempat yang membutuhkan.

 

Permintaan itu disebut muncul karena warga Wae Pesi merasa belum mendapatkan bantuan meski telah beberapa hari pascagempa. Mereka berharap bantuan yang sudah tiba di wilayah tersebut dapat diberikan kepada korban yang berada di sekitar lokasi, bukan kembali dibawa ke daerah lain.

 

“Masyarakat bukan menolak bantuan. Perlu diluruskan kronologinya agar tidak terjadi kesalahpahaman,” demikian keterangan yang disampaikan dalam unggahan tersebut.

 

Menurut keterangan tersebut, warga mengaku sudah tiga hari setelah gempa belum mendapatkan tindak lanjut bantuan dari pemerintah setempat maupun pemerintah daerah. Sementara itu, sejumlah wilayah lain, khususnya di Kecamatan Reok, disebut telah menerima bantuan beberapa kali.

 

Karena itu, aksi warga menghadang kendaraan bantuan lebih tepat dipahami sebagai bentuk permintaan agar distribusi bantuan juga memperhatikan kondisi korban gempa di Wae Pesi.

 

Warga pada dasarnya menginginkan bantuan yang telah sampai di wilayah mereka dapat segera disalurkan kepada masyarakat terdampak yang membutuhkan.

 

Dengan demikian, narasi yang menyebut warga menolak bantuan dinilai kurang tepat. Berdasarkan kronologi yang disampaikan pengunggah, warga justru meminta agar bantuan tersebut tidak melewati wilayah mereka begitu saja dan dapat diberikan kepada korban gempa di Wae Pesi.

 

Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena distribusi bantuan pascabencana perlu dilakukan secara merata dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah terdampak. (***)

Follow WhatsApp Channel pakardaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HKTI sumut dilantik,zakiyuddin Harahap dorong penguatan sektor pertanian dan kesejahteraan petani
Banjir Letda Sujono Berulang, Bobby Nasution Desak Percepatan Penanganan Lintas Pemerintah
Ruko di Jalan Swadaya Disegel, LSM PAKAR Desak Penindakan Tak Berhenti pada Formalitas
Penerbangan Soekarno-Hatta Terdampak Erupsi Anak Krakatau, Penumpang Lion Air Pilih Reschedule hingga 9 September
Kareg BGN Sumut Berganti, LSM PAKAR Desak Kejati Tuntaskan Dugaan Permainan Titik SPPG
Rico Waas Perkuat Kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, Perlindungan Pekerja Informal Jadi Perhatian
Kecelakaan di Depan SPBU Mulawari Berujung Temuan 10 Batang Tanaman Diduga Ganja
Pidato Prabowo di Rusia Soal MBG Disorot, Media Rusia Angkat Kasus Dugaan Keracunan
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:15 WIB

HKTI sumut dilantik,zakiyuddin Harahap dorong penguatan sektor pertanian dan kesejahteraan petani

Rabu, 9 September 2026 - 16:08 WIB

Banjir Letda Sujono Berulang, Bobby Nasution Desak Percepatan Penanganan Lintas Pemerintah

Selasa, 8 September 2026 - 02:31 WIB

Ruko di Jalan Swadaya Disegel, LSM PAKAR Desak Penindakan Tak Berhenti pada Formalitas

Minggu, 6 September 2026 - 14:12 WIB

Penerbangan Soekarno-Hatta Terdampak Erupsi Anak Krakatau, Penumpang Lion Air Pilih Reschedule hingga 9 September

Jumat, 4 September 2026 - 13:52 WIB

Kareg BGN Sumut Berganti, LSM PAKAR Desak Kejati Tuntaskan Dugaan Permainan Titik SPPG

Berita Terbaru